Home dprd Dua Legislator Takalar Dibebaskan Tengah Malam, Ada Apa di Balik Penangguhan Penahanan...

Dua Legislator Takalar Dibebaskan Tengah Malam, Ada Apa di Balik Penangguhan Penahanan Ini?

41
0

MNCTAKALAR – Kepolisian Resor (Polres) Takalar menangguhkan penahanan dua anggota DPRD Kabupaten Takalar, Israwati dan Sri Reski Ulandari, pada Kamis malam (31/10/2025) sekitar pukul 23.00 Wita.

Kedua legislator itu sebelumnya ditahan di Mapolsek Mappakasunggu terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Kapolsek Mappakasunggu, Iptu Sumarwan, membenarkan adanya penangguhan penahanan terhadap dua legislator tersebut. “Penangguhan penahanan,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Hingga saat ini, Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hatta, belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan dan pertimbangan penangguhan penahanan tersebut.

Penangguhan penahanan Israwati dan Sri Reski dijamin langsung oleh Ketua DPRD Takalar, Muhammad Rijal, yang menjemput keduanya di Polsek Mappakasunggu didampingi anggota Fraksi NasDem, Ahmad Sabang.

“Kami berterima kasih kepada Kapolres Takalar atas kebijaksanaannya,” kata Rijal usai penjemputan.

Sementara itu, pengacara Prawidi Wisanggeni, selaku kuasa hukum kedua legislator, menyebut pihaknya akan menempuh jalur restoratif justice (RJ) sebagai upaya penyelesaian perkara di luar pengadilan.

“Setelah ini, kami upayakan proses RJ berjalan. Namun kami tetap menghormati penyidik yang melanjutkan penanganan perkara secara profesional,” ujarnya.

Diketahui, Israwati, politikus Partai Gerindra, dan Sri Reski Ulandari, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Takalar pada 20 Oktober 2025 dan resmi ditahan pada 27 Oktober 2025.

Israwati dilaporkan oleh pengusaha Syamsiah Daeng Nginga atas dugaan penipuan dan penggelapan uang hasil jual beli sapi.

Sedangkan Sri Reski dilaporkan oleh Hakim Akbar terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang modal bisnis solar.

Keduanya hingga kini belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi setelah penangguhan penahanan dilakukan.