Home breakingnews Biografi Alwi Muharram Mappisangka

Biografi Alwi Muharram Mappisangka

64
0

MNCMAKASSAR – Alwi Muharram Mappisangka lahir di Ujung Pandang (kini Makassar) pada 1 Mei 1995 di Rumah Sakit Sitti Khadijah, Jalan Veteran Selatan, Makassar.

Ia tumbuh dan besar di lingkungan Jalan Banta-Bantaeng Lorong 9, sebuah kawasan yang turut membentuk karakter mandiri dan pekerja keras dalam dirinya sejak usia dini.

Alwi Muharram menempuh pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Banta-Bantaeng, kemudian melanjutkan ke SMP Nasional Makassar, dan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Satria Makassar. Ia juga sempat menempuh pendidikan tinggi di Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar.

Putra dari pasangan Mappisangka Dg. Sitaba dan Kasmawati Dg. Pa’ja ini menikah dengan Fitri Rahma Febrianti pada tahun 2013.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga anak, Alika Ufairah (11 tahun), Afika Meidina (10 tahun), dan Muh-Al-Mahdi (7 tahun). Saat ini, keluarga kecilnya tengah menantikan kelahiran anak keempat yang diperkirakan lahir pada tahun 2026.

Sejak duduk di bangku kelas 3 SD, Alwi Muharram sudah terbiasa membantu kedua orang tuanya berdagang bakso dan pamannya menjual es kelapa muda. Semangat wirausaha ini terus ia bawa hingga remaja.

Saat SMP, ia membantu pamannya berjualan buah di Pasar Pa’baeng-baeng dan Pasar Hartaco, sambil belajar komputer dan teknologi informasi secara otodidak.

Memasuki masa SMA, Alwi Muharram mulai menekuni berbagai bidang pekerjaan. Ia belajar tentang dunia bisnis dari sejumlah pengusaha dan pensiunan TNI, serta aktif dalam kegiatan politik lokal sebagai bagian dari tim sukses salah satu calon Wakil Wali Kota Makassar pada saat itu.

Di sela kesibukan sekolah, Alwi Muharram juga bekerja sebagai juru parkir di Jalan Faisal Raya ruko ambassador dan berjualan di pasar pada malam hari.

Ketertarikannya pada dunia jurnalistik muncul di masa ini, ketika ia bergabung dengan Tabloid Mingguan Berita Anti Korupsi dan dipercaya menjabat sebagai Wakil Pimpinan Redaksi, di mana ia mulai menulis artikel di berbagai platform media.

Setelah menamatkan SMA, Alwi Muharram menikah dan mulai bekerja di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk sebagai Operator Bagging Off selama tiga tahun. Demi mencukupi kebutuhan keluarga, ia juga bekerja sampingan sebagai driver ojek online (Gojek).

Setelah mengundurkan diri, ia mengembangkan usaha keluarga dengan membuka bisnis kuliner Bakso Banta-Bantaeng yang di pasarkan secara Online dan jasa cuci motor, meski kemudian kedua usaha tersebut belum berjalan mulus.

Tahun 2017 menjadi titik awal Alwi Muharram memasuki dunia perfilman dan kembali terjun kedunia Jurnalistik.

Ia bergabung dengan Kosasih Film Makassar sebagai Koordinator Art , sekaligus kembali aktif di dunia jurnalistik dan politik.

Pada tahun yang sama, ia membuka jasa pembuatan website media online sambil bekerja sebagai driver Grab.

Pada 2018, Alwi mendapat amanah sebagai Media Publikasi Program Kementerian BUMN “Hadir untuk Negeri” di Kabupaten Jeneponto. Program tersebut berjalan sukses dan memperluas jaringan profesionalnya di bidang komunikasi publik.

Setahun kemudian, Alwi Muharram mencoba terjun ke sektor pertambangan emas di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Meski menghadapi tantangan besar, ia juga aktif dalam kegiatan sosial dan kebudayaan, dengan mendirikan Komunitas Sanggar Seni “Boli na Makassar” di Benteng Somba Opu.

Di tahun yang sama pula, ia terlibat dalam kegiatan politik lokal sebagai Koordinator Tim Data salah satu calon Wali Kota Makassar, Andi Budi Pawawoi, yang membuatnya semakin dikenal di kalangan politikus dan pelaku media.

Pandemi COVID-19 pada tahun 2020 sempat memukul berbagai sektor ekonomi, namun Alwi Muharram tetap bertahan dengan berjualan buah di atas mobil pick-up di depan Makateks Jalan Daeng Tata Raya berkat dukungan keluarga.

Tahun berikutnya, ia bekerja di PT Mandala Multifinance Tbk sebagai kolektor selama satu tahun.

Pada 2022, Alwi Muharram bergabung dengan Komunitas Aliyah Mustika Ilham (KAMI) dan menjadi bagian dari tim advance Anggota DPR RI Komisi IX Aliyah Mustika Ilham hingga tahun 2024.

Pengalaman ini memperkuat kemampuannya dalam bidang komunikasi, publikasi, dan jaringan sosial politik.

Pada 2024, Alwi Muharram kembali dipercaya menjadi tim media pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin – Aliyah Mustika Ilham.

Setelah pasangan tersebut resmi dilantik pada Februari 2025, Alwi Muharram Mappisangka kini aktif sebagai Tenaga Ahli Divisi Humas Pemerintah Kota Makassar, khususnya sebagai perilis kegiatan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar.